Pemerintah Tak Buka Seleksi Formasi Guru CPNS Mulai 2021, Didi: Sudah Tidak Pentingkah Guru di Republik Ini?

Assalamualaikum Warr ... Wabb ... Bapak / Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut admin bagikan informasi mengenai Tuding Pemerintah Diskriminatif, Didi Suprijadi: Sudah Tidak Pentingkah Guru di Republik Ini?. Simak informasi selengkapnya dibawah ini ....

Pemerintah Tak Buka Seleksi Formasi Guru CPNS Mulai 2021, Didi: Sudah Tidak Pentingkah Guru di Republik Ini?
Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

JAKARTA - Pembina Federasi Guru Tenaga Pengurus Swasta Indonesia (FGTHSI) Didi Suprijadi menuding pemerintah melakukan diskriminasi terhadap guru dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Pernyataan itu disampaikan Didi Suprijadi merespons keputusan pemerintah tidak memilih CPNS untuk formasi guru atau tenaga pengajar. (Baca Juga: Guru Tak Lagi Masuk Kategori CPNS Mulai 2021, PGRI: Mengapa Ada Diskriminasi?

Pemerintah menetapkan bahwa mulai 2021, formasi guru akan berubah dari seleksi CPNS menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) saja.

Pemerintah sangat diskriminatif. Masa semua formasi guru dialihkan ke PPPK, ”kata Didi kepada JPNN.com, Kamis (31/12). (Baca Juga: TOK! Pemerintah Putuskan Mulai Tahun 2021 Guru Honorer Tak Bisa Jadi PNS

Sebelumnya, rencana pemerintah merekrut 1,2 juta kuota PPPK di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ditanggapi dengan pemberitahuan.

Para guru dan tenaga kependidikan bersukacita karena ada harapan untuk memperbaiki nasib bila statusnya menjadi aparatur sipil negara (ASN) PPPK. (Baca Juga: Inilah Alasan Kenapa Perekrutan Guru Tak Melewati Jalur CPNS pada 2021

Namun, keputusan keluarnya itu mengalihkan semua formasi guru menjadi rekrutmen CPNS menjadi PPPK menjadi berita bagi sebagian guru honorer.

Didi yang juga mantan ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menyatakan, kebijakan pemerintah tersebut akan melanggar UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. (Baca Juga: Begini Cerita Risma Saat Menyamar Jadi Wali Mudird dan Dicibir Pihak Sekolah

Jika pemerintah pusat hanya membuka PPPK, maka ke depan tidak lagi ada guru dengan status PNS.

Padahal, katanya, sudah jelas UU memerintahkan ada dua jenis ASN yang mengabdi kepada negara yaitu PNS dan PPPK. (Baca Juga: Guru Honorer di bawah Kemenag Tak Bisa Ikut Seleksi PPPK 2021

"Pertanyaannya kenapa hanya untuk guru saja yang dijadikan PPPK kan? Bukan pegawai pemerintah yang lain? Sudah tidak pentingkah guru di republik ini bila dibandingkan dengan pegawai-pegawai lainnya," seru Didi.

Dia mengingatkan bahwa profesi guru dalam menjalankan tugas keprofesionalannya memerlukan ketenangan jiwa, perlu status kepegawaian yang tetap serta kesejahteraan lahir dan batin. (Baca Juga: Siap-Siap, Pendaftaran CPNS 2021 Segera Diumumkan, Simak Cara Mengisi Daftar Riwayat Hidup yang Benar

Bila guru hanya ditetapkan sebagai PPPK, maka ketenangan jiwa guru akan terpecah antara pendampingan dan penambahan kontrak kerja.

Terlebih di posisi PPPK setiap tahun atau paling lama lima tahun akan dilakukan penambahan kontrak kerja. (Baca Juga: Sudah Disetujui Jokowi, Gaji PNS TNI dan Polri Bakal Dipotong 2,5 Persen Mulai Januari 2021

"Buruh saja dalam perjanjian kontrak kerja setelah dua tahun bekerja baik secara berturut-turut, maka tahun ketiga akan menjadi pegawai tetap," tandas Didi Suprijadi. (Esy / jpnn)

Sumnber; https://www.jpnn.com/news/tuding-pemerintah-diskriminatif-didi-sudah-tidak-pentingkah-guru-di-republik-ini

Demikian sekilas kabar terkini, terpopuler, terpercaya yang admin kutip dari berbagai sumber terpercaya, semoga kabar atau info yang admin bagikan ini dapat memberikan manfaat dan memnambah wawasan serta pengetahuan baru bagi pembaca yang budiman. Wassalamualaikum ...

0 Response to "Pemerintah Tak Buka Seleksi Formasi Guru CPNS Mulai 2021, Didi: Sudah Tidak Pentingkah Guru di Republik Ini?"

Posting Komentar