Guru Honorer Kirim 'Surat Cinta' ke Nadiem Makarim: Andai Mas Menteri Tahu Beratnya Jadi Kami

Assalamualaikum Warr ... Wabb ... Bapak / Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut admin bagikan informasi mengenai  Guru Honorer Kirim 'Surat Cinta' ke Nadiem Makarim: Andai Mas Menteri Tahu Beratnya Jadi Kami. Simak informasi selengkapnya dibawah ini ....

Guru Honorer Kirim 'Surat Cinta' ke Nadiem Makarim: Andai Mas Menteri Tahu Beratnya Jadi Kami

Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri mengirimkan surat 'cinta' terbuka untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Rabu (30/12/2021). Itu memang rencana pemerintah membuka seleksi PPPK 2021 dengan 1 juta formasi untuk guru honorer.

Surat tersebut menyuarakan data para guru honorer yang sudah mengabdikan dirinya sebagai pendidik selama bertahun-tahun, bahkan sampai di akhir umur pensiunnya di sekolah negeri yang banyak terjadi kekosongan guru PNS. (Baca Juga: TOK! Pemerintah Putuskan Mulai Tahun 2021 Guru Honorer Tak Bisa Jadi PNS

"Andai Mas Menteri tahu beratnya jadi kami," kata Ketua Umum Forum Guru Pengajar Bersertifikasi Sekolah Negeri (FGHBSN) Nasional Rizki Safari Rakhmat, saat dihubungi tim Pikiran-Rakyat.com pada Rabu malam.

Surat pengiriman pada Rabu sore melalui daring melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud. (Baca Juga: Guru Tak Lagi Masuk Kategori CPNS Mulai 2021, PGRI: Mengapa Ada Diskriminasi?

Disebutkan Rizki, surat yang dikirim di pengujung tahun ini adalah harapan dan laporan guru kehormatan di sekolah negeri yang sudah bertahun-tahun mengabdi dan bersertifikasi, tapi harus disamakan bersaing tes dengan guru swasta dan lainnya.

Mengingat, mengingat PPPK bertujuan untuk menyelesaikan kekurangan PNS di sekolah negeri, serta menyelesaikan masalah guru honorer. (Baca Juga: Inilah Alasan Kenapa Perekrutan Guru Tak Melewati Jalur CPNS pada 2021

Rizki mengatakan, dalam realitanya, hampir 50 persen pelaksanaan sekolah dilaksanakan oleh guru honorer.

"Bukan kami tidak siap berkompetisi, kami juga akan mempersiapkannya, namun Kemendikbud tidak melihat kembali UU Guru dan Dosen bahwa guru itu wajib memilki sertifikat pendidik. Apalagi ditambah kuota CPNS untuk guru tidak ada di tahun depan karena semua dialihkan kepada PPPK," tuturnya. (Baca Juga: BELAJAR Tatap Muka Dijadwalkan Mulai Januari 2021 Batal, Bersiaplah Jalani 2 Alternatif Cara Belajar Ini

Untuk itu, ia berharap agar Kemdikbud memperhatikan setidaknya empat hal dalam seleksi PPPK 2021. Pertama, harus guru honorer dengan sertifikat pendidik dan menjunjung tinggi profesionalisme guru, mendapatkan prioritas.

"Itu tidak adil bagi kami yang sudah melewati berbagai proses sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat pendidik. Kemdikbud seolah-olah tidak memperhatikan keberadaan kami, yang sudah selayaknya mendapatkan prioritas seleksi PPPK 2021," katanya. (Baca Juga: Kabar Gembira: PPPK akan Mendapat Gaji Sama dengan ASN, Tunjangan Kinerja Hingga Rp 4 Juta

Kedua, pelaksanaan CPNS tahun 2018 dan tahun 2019 memberikan keistimewaan bagi guru yang sudah mempunyai sertifikat pendidik, yaitu dengan memberikan nilai maksimum pada kompetensi bidang (SKB) dibuktikan dengan sertifikat pendidik yang linier dengan formasi formasi CPNS-nya. Sudah seharusnya diterapkan pada seleksi PPPK tahun 2021.

Ketiga, pemerintah perlu memperjelas status kepegawaian sekolah swasta yang menjadi peserta seleksi PPPK 2021, jangan disamakan semua status non ASN sebagai Guru Honor. (Baca Juga: Resmi Dibuka Lowongan Rekrutmen Guru Honorer PPPK 2021, Ini Cara dan Syarat Daftarnya

"Tuntaskan dulu masalah guru honor di sekolah negeri. Setelah tuntas, barulah kekurangan guru ASN bisa membuka pendaftaran untuk guru swasta dan alumni PPG pra jabatan yang tidak mengajar," ucapnya.

Keempat, dalam Peraturan Pemerintah nomor 49 tahun 2018 dan peraturan BKN nomor 18 tahun 2020, jelaskan bahwa ada kekhususan jika formasi PPPK mensyaratkan sertifikasi Profesi sudah mencapai Passing Grade. Maka dari itu, Kemdikbud harus tegas dan patuh menjalankan UU guru dan dosen. (Baca Juga: Begini Cerita Risma Saat Menyamar Jadi Wali Mudird dan Dicibir Pihak Sekolah

"Kemudian ada istilah wajib bagi guru yang mempunyai sertifikat pendidik, berarti dalam hal ini Kemdikbud mensyaratkan sertifikasi profesi dalam seleksi PPPK," katanya. ***

(Baca Juga: 

-- Terbit Peraturan Menkeu Terbaru: Gaji dan Tunjangan PPPK Dibayar di Awal Bulan, Komponennya Banyak

-- Ada Bantuan Rp 1 Juta Dari Kemendikbud untuk Pelajar dan Mahasiswa, Catat Syaratnya

-- Pendaftaran CPNS 2021 Segera Dibuka, Berikut Syarat Bagi Lulusan S1

Sumnber; pikiran-rakyat.com 

Demikian sekilas kabar terkini, terpopuler, terpercaya yang admin kutip dari berbagai sumber terpercaya, semoga kabar atau info yang admin bagikan ini dapat memberikan manfaat dan memnambah wawasan serta pengetahuan baru bagi pembaca yang budiman. Wassalamualaikum ...

0 Response to "Guru Honorer Kirim 'Surat Cinta' ke Nadiem Makarim: Andai Mas Menteri Tahu Beratnya Jadi Kami"

Posting Komentar