Hari Guru Nasional 2020, Pemerintah RI Pastikan Kesejahteraan Bagi Guru Honorer

Assalamualaikum Warr...Wabb... Bapak/Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut admin bagikan informasi mengenai Hari Guru Nasional 2020, Pemerintah RI Pastikan Kesejahteraan Bagi Guru Honorer. Simak informasi selengkapnya dibawah ini....

Hari Guru Nasional 2020, Pemerintah RI Pastikan Kesejahteraan Bagi Guru Honorer


Di Hari Guru Nasional 2020 ini, Pemerintah Republik Indonesia senantiasa terus berupaya untuk dapat meningkatkan kesejahteraan kehidupan bagi guru-guru honorer di Indonesia.

Pemerintah mengajak kepada seluruh guru honorer untuk mengikuti seleksi PPPK 2021.

(Baca Juga: Guru Memang Bukan Orang Hebat, Tapi Semua Orang Hebat Berkat Jasa Guru

Wakil Presiden Republik Indinesia Ma'ruf Amin menyampaikan bahwa peluang guru honorer untuk mengikuti seleksi PPPK 2021 sangat terbuka.

Pemerintah telah menetapkan syarat dasar yang dapat mengikuti seleksi PPPK 2021, yaitu diantaranya:

(Baca Juga: Kabar Gembira: PPPK akan Mendapat Gaji Sama dengan ASN, Tunjangan Kinerja Hingga Rp 4 Juta

1. Guru honorer yang bekerja di satuan pendidikan negeri dan swasta Terdaftar di Dapodik (data pokok pendidikan), Atau Guru eks tenaga honorer Kategori 2 (K2) dengan catatan: belum perbah lulus seleksi menjadi PNS atau PPPK di tahun sebelumnya;

2. Untuk guru lulusan PPG yang saat ini tidak mengejar.

(Baca Juga: Resmi Dibuka Lowongan Rekrutmen Guru Honorer PPPK 2021, Ini Cara dan Syarat Daftarnya

Dalam pengumuman seleksi PPPK 2021 yang di selenggarakan secara virtual di kanal Youtube Kemendikbud, pada Senin, 23 November 2021.

Wakil Presiden Republik Indonesia menilai bahwa, pemerintah menempatkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sebagai prioritas nasional.

(Baca Juga: Kabar Gembira: Mendikbud Pastikan Semua Guru Honorer Di Angkat Menjadi PPPK Tanpa Terkecuali

“Meskipun tugas pengajaran adalah tugas seluruh anggota masyarakat, tapi guru memiliki peran yang sangat penting untuk menghasilkan SDM unggul. Untuk itu diperlukan pendidik yang memiliki kompetensi yang tinggi dan yang tidak boleh dilupakan, jumlahnya harus memadai,” kata Ma'ruf Amin.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Aipil Negara yang menegaskan bahawa Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK.

(Baca Juga: Cek Sekarang Juga! SK Insentif/BLT Sudah Terbit, Siap-siap Guru dan Tenaga Honorer Bakal Terima BLT 2,4 Juta Selama 3 Bulan

Adapun guru PPPK adalah guru bukan PNS yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas mengajar.

Jumlah kuota guru PPPK 2021 yang dibutuhkan oleh pemerintah adalah sebanyak satu juta guru. Jumlah tersebut didapat setelah Kemendikbud RI melakukan perhitungan yang berdasarkan dapodik.

(Baca Juga: 975 Ribu Guru Honorer Sudah Terima BLT Gaji 1,8 Juta, Buruan Cek di Sini!

Dilihat dari sudut pandang keberadaan guru, jumlah guru ASN yang tersedia di sekolah negeri hanya 60 persen dari jumlah kebutuhan seharusnya.

Sejak empat tahun terakhir, jumlah ini terus menurun sebanyak enam persen setiap tahunnya. Namun, penambahan jumlah guru ASN hanya sekitar dua persen setiap tahunnya. Hal ini menyebabkan kurangnya pelayanan yang optimal kepada peserta didik.

(Baca Juga: Bantuan Subsidi Gaji Guru Honorer 1,8 Juta akan Dipotong 5-6 Persen

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim memberikan pernyataan yang sama, bahwa dengan berkurangnya tenaga pendidik akan menyebabkan kurang optimalnya pelayanan kepada peserta didik.

Lebih lanjut Wakil Presiden juga memberikan penekanan bahwa pemerintah melihat pemanfaatan guru honorer tanpa status yang jelas, merugikan bagi para guru honorer.

“Hari ini kita menyaksikan pengumuman rencana seleksi PPPK yang objektif dan terbuka untuk memenuhi kebutuhan guru, sebagai awal penyelesaian status guru honorer,” tutur Wakil Presiden.

Nadiem Makarim mengakui bahwa pembukaan seleksi PPPK 2021 ini, merupakan bentuk hadirnya pemerintah untuk guru honorer.

“pembukaan seleksi untuk menjadi guru PPPK adalah wujud negara hadir menyediakan kesempatan yang adil untuk guru-guru honorer yang kompeten agar mereka mendapatkan penghasilan yang layak,” tutur Mendikbud.

Tidak hanya itu, menurut Nadiem saat ini pemerintah sedang berupaya untuk meningkatkan komptensi para tenaga pendidik Indonesia dengan cara seleksi PPPK 2021.

“Rencana seleksi ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta didik adalah melalui peningkatan ketersediaan guru ASN dengan melakukan seleksi guru PPPK,” Pungkas Nadiem.***

Sumnber:jurnalgarut.pikiran-rakyat.com

Demikian sekilas kabar terkini, terpopuler, terpercaya yang admin kutip dari berbagai sumber terpercaya, semoga kabar atau info yang admin bagikan ini dapat memberikan manfaat dan memnambah wawasan serta pengetahuan baru bagi pembaca yang budiman.  Wassalamualaikum...

0 Response to "Hari Guru Nasional 2020, Pemerintah RI Pastikan Kesejahteraan Bagi Guru Honorer"

Posting Komentar