Mendikbud Ubah Ujian Nasional Jadi Asesmen Nasional 2021. Ini 3 Aspek Penting untuk Diketahui

Assalamualaikum Warr...Wabb... Bapak/Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut kami bagikan informasi mengenai Mendikbud Ubah Ujian Nasional Jadi Asesmen Nasional 2021. Ini 3 Aspek Penting untuk Diketahui. Simak informasi selengkapnya dibawah ini....

Mendikbud Ubah Ujian Nasional Jadi Asesmen Nasional 2021. Ini 3 Aspek Penting untuk Diketahui

Peningkatan sistem evalulasi pendidikan terus dilakukan selama kepemimpinan Mendikbud Nadiem Makarim. Salah satunya upaya penerapan Asesmen Nasional pada 2021 mendatang.

Asesmen Nasional ini merupakan salah satu bagian dari kebijakan Merdeka Belajar. Tujuannya, mengganti Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional. Utamanya, merubah paradigma tentang evaluasi pendidikan.

Dilansir dari laman official Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyatakan bahwa perubahan mendasar dari Asesmen Nasional yakni tidak lagi melakukan evaluasi capaian belajar peserta didik secara individu. 

(Baca Juga: Siap-siap, Pemerintah akan Rekrut 1 Juta Guru pada 2021, Ini Syarat yang Diprioritaskan

Evaluasi dilakukan dengan memetakan sistem pendidikan dari input, proses dan hasil.

Dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan dari seluruh Indonesia dan perwakilan Kementrian Agama, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), serta Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BP PAUD) pada Webinar Selasa(6/10) Mendikbud juga menjabarkan bahwa potret layanan dan kinerja setiap sekolah yang muncul dari hasil Asesmen Nasional ini yang nantinya kemudian menjadi cermin refleksi mempercepat perbaikan mutu pendidikan Indonesia.

Asesmen Nasional ini terdiri dari tiga bagian yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar. 

(Baca Juga: Guru Honorer Dapat Bantuan Subsidi Upah (BSU), Cek di Sini 4 Syaratnya....

Fungsi AKM dilakukan untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi. Menjadi syarat bagi peserta didik, untuk dapat memberikan kontribusi pada masyarakat terlepas dari bidang kerja atau karir yang ingin ditekuni di masa mendatang.

Fungsi Survei Karakter, dirancang untuk mengukur capaian peserta didik tentang sosial-emosional yang berorientasi mencetak karakter Profil Pelajar Pancasila. Sehingga nantinya siswa bisa menjadi beriman dan takwa kepada Tuhan YME, berakhlah mulia, berkebhinekaan global, mandiri, gotong royong, memiliki nalar kritis dan juga kreatif.

(Baca Juga: Siap-siap, Pemerintah akan Rekrut 1 Juta Guru pada 2021, Ini Syarat yang Diprioritaskan....

Yang ketiga yakni Survei Lingkungan Belajar, fungsinya untuk evaluasi dan memetakan faktor pendukung kualitas pembelajaran di sekolah.

Mendukung kebijakan tersebut, Doni Koesoema anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menjelaskan bahwa ini juga menjadi salah satu alternatif bentuk transformasi pendidikan tingkat sekolah. Tujuannya, agar bisa meningkatkan kualitas pembelajaran, pengajaran dan lingkungan belajar di satuan pendidikan yang ada di Indonesia.***

Artikel ini telah tayang di lingkarkediri.pikiran-rakyat.com dengan judul Mendikbud Nadiem Makarim Ubah Ujian Nasional Jadi Asesmen Nasional 2021. Ada 3 Aspek, Apa Saja?, https://lingkarkediri.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-67820862/mendikbud-nadiem-makarim-ubah-ujian-nasional-jadi-asesmen-nasional-2021-ada-3-aspek-apa-saja

Demikian yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat..

0 Response to "Mendikbud Ubah Ujian Nasional Jadi Asesmen Nasional 2021. Ini 3 Aspek Penting untuk Diketahui"

Posting Komentar