Keluhan Guru Honorer Daerah, Tanggung Jawab Besar Tidak Berbanding Lurus Dengan Gaji

Assalamualaikum Warr ... Wabb ... Bapak / Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut kami bagikan informasi mengenai Keluhan Guru Honorer Daerah, Tanggung Jawab Besar Tak Berbanding Lurus Dengan Gaji. Simak informasi selengkapnya dibawah ini ....

Keluhan Guru Honorer Daerah, Tanggung Jawab Besar Tidak Berbanding Lurus Dengan Gaji

Alokasi dari Pemerintah Pusat untuk tunjangan profesi guru di Kabupaten Batang mencapai Rp 121 miliar lebih.

Besaran alokasi itu tertuang dalam alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik per jenis menurut daerah 2020 yang dikeluarkan Kemenkeu.

Alokasi dana tersebut untuk menambah kesejahteraan guru yang ada di Kabupaten Batang, termasuk guru honorer.

(Baca Juga: Daftar BLT UMKM Secara Online Resmi Dibuka, Login Depkop.go.id Sekarang, Rp2,4 Juta Langsung Cair

Diketahui data dari Paguyuban Tenaga Honorer Pendidik dan Kependidikan (Pagardika) Kabupaten Batang, terdapat 1.700 pengajar honorer yang mengampu pendidik di tingkat TK, SD, dan SMP.

Meski alokasi yang digelontorkan pemerintah Pusat besar, ditambah dengan Bosda untuk guru dari Pemkab Batang yang mencapai Rp 34 miliar. Namun para guru khususnya guru honorer hingga kini belum merasakan adanya peningkatan nasib.

Pasalnya besar tanggung jawab tak berbanding lurus dengan gaji yang diterima, bahkan tak sejumlah besar guru honorer masih mendapatkan gaji Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu.

(Baca Juga: Begini Cara Daftar BLT UMKM Secara Online, Segera Daftar dan Dapatkan Bantuan Rp2,4 Juta

Seperti Proposal Holid, satu di antara guru honorer di Kabupaten Batang, kesejahteraan guru di daerah sangat rendah.

"Padahal guru honorer punya tanggung jawab yang sama dengan guru berstatus ASN. Namun tak jarang gaji yang didapat sangat jauh dari kata layak," paparnya, Selasa (20/10/2020).

Menurutnya perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer yang terus dilakukan oleh persatuan guru honorer Kabupaten Batang.

(Baca Juga: Siap-siap! Guru Honorer dan Tenaga Pendidik Dapat BLT Subsidi Gaji Rp2,4 Juta, Ini Syarat Wajib Dipenuhi

"Beberapa waktu lalu, para guru honorer di Kabupaten Batang lewat perwakilan mendatangi Pemprov Jateng. Hal itu dilakukan untuk mengadukan nasib mereka," ujarnya.

Terpisah, Kuadiono anggota persatuan guru honorer Kabupaten Batang, saat dihubungi Tribunjateng.com, membenarkan kalau perwakilan guru honorer melakukan pertemuan bersama Disdikbud Provinsi Jateng.

"Iya benar beberapa waktu lalu ada pertemuan, dan membahas guru yang terkait honorer. Nantinya, regulasi, kesejahteraan guru, honorer akan ditata lagi," paparnya.

Ia mengaku sudah ada Bosda yang diberikan oleh Pemkab secara berjenjang untuk menambah kesejahteraan guru honorer.

"Namun masih jauh dari kesejahteraan yang diharapkan, karena masih jauh dari guru ASN, padahal tenaga pengajar diisi oleh honorer," tambahnya. (tuna)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Keluhan Guru Honorer Daerah, Tanggung Jawab Besar Tak Berbanding Lurus Dengan Gaji, https://jateng.tribunnews.com/2020/10/20/keluh-guru-honorer-daerah-tanggung- jawab-besar-tak-berbanding-lurus-dengan-gaji.

Demikian yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat ..

0 Response to "Keluhan Guru Honorer Daerah, Tanggung Jawab Besar Tidak Berbanding Lurus Dengan Gaji"

Posting Komentar