Terpapar Covid-19, 35 Guru di Surabaya Meninggal Dunia

Assalamualaikum Warr...Wabb... Bapak/Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut kami bagikan informasi mengenai Terpapar Covid-19, 35 Guru di Surabaya Meninggal Dunia. Simak informasi selengkapnya dibawah ini....

Terpapar Covid-19, 35 Guru di Surabaya Meninggal Dunia

Surabaya kembali berduka dengan adanya 35 guru dan tenaga kependidikan di Surabaya meninggal akibat terpapar covid 19, PGRI Surabaya meminta tri risma harini untuk tidak memberlakukan sekolah tatap muka sampai kondisi benar - benar di nyatakan aman.

Data PGRI surabaya hingga 24 juli lalu sebanyak 35 guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah meninggal dunia, di duga akibat terpapar covid 19.
Angka ini semakin terus naik menyusul banyakanya tenaga pendidik, tenaga kependidikan, kebersihan dan keamanan di lingkungan sekolah yang terkonfrimasi positif covid 19, seperti malam kemarin (15/8), seorang petugas tata usaha sdn bendul merisi 1 surabaya, atas nama Edy meninggal dunia setelah sempat kritis sejak di nyatakan positif covid 19 , sehingga total 3 tenaga guru dan kependidikan di sdn bendul merisi 1 Surabaya meninggal dunia akibat covid 19.

"Benar kami telah mendapatkan kabar kembali satu guru di sdn bendul merisi meninggal akibat covid 19, total sudah ada 3 tenaga guru yang meninggal", ucap Sumarto ketua PGRI Surabaya.
Setelah ditemukan 1 guru orang tanpa gejala (OTG),termasuk pengawas sekolah di lingkungan surabaya 1, Suyono yang meninggal pada Kamis siang (17/8) kemarin yang terparah.

Sebanyak 11 guru di SDN Ngagel 1 Surabaya terkonfrimasi positif covid 19, setelah di temukan 1 guru OTG dan tetap di minta untuk masuk mengajar secara daring di sekolah, saat ini kondisi sdn ngagel 1 dan sdn bendul merisi 1 Surabaya sedang lock down.
"Saya berharap lepada walikota surabaya untuk tidak membuka sekolah secara tatap muka dahulu, sebelum pandemi ini benar- benar berakhir" imbuhnya.

Ketua PGRI Surabaya ini pun meminta untuk risma tidak membuka dahulu sekolah sebelum pandemi ini benar - benar berakhir, karena covid 19 bukan hanya tentang pendidikan tapi juga tentang nyawa manusia.

Sumarto mengaku jika pihaknya sempat melaporkan banyak kasus guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah meninggal ke Dinas Pendidikan Surabaya, namun saat itu oleh pihak Dispendik Surabaya hanya di jawab bahwa bisa saja guru dan tenaga kependidikan tersebut meninggal bukan karena covid 19.

"Saya sudah pernah melaporkan kejadian ini kepada dispendik surabaya, namun pihak dispendik mengatakanbjika beberapa guru meninggal dunia tersebut bisa juga bukan karena terkena covid 19" ucap ketua PGRI Surabaya.

Sehingga pihak dispendik surabaya hanya bisa mencatat guru dan tenaga kependidikan yang meninggal di tengah pandemi tanpa tahu persis penyebabnya.***

Artikel ini telah tayang di portalsurabaya.pikiran-rakyat.com dengan judul Terpapar Corona, 35 Guru di Surabaya Meninggal Dunia, https://portalsurabaya.pikiran-rakyat.com/suroboyoan/pr-22677000/terpapar-corona-35-guru-di-surabaya-meninggal-dunia

Demikian yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat..

2 Responses to "Terpapar Covid-19, 35 Guru di Surabaya Meninggal Dunia"