Mata Pelajaran Agama Bakal Dilebur dengan PKN? Ini Penjelasan Kemendikbud

Assalamualaikum Warr...Wabb... Bapak/Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut kami bagikan informasi mengenai Mata Pelajaran Agama Bakal Dilebur dengan PKN? Ini Penjelasan Kemendikbud. Simak informasi selengkapnya dibawah ini....

Mata Pelajaran Agama Bakal Dilebur dengan PKN? Ini Penjelasan Kemendikbud

Beredar dokumen tentang penyederhanaan Kurikulum 2013 (K-13) yang dibahas dalam FGD struktur kurikulum SD.

Dokumen ini jadi bahan diskusi hangat di kalangan guru.

Pasalnya, dalam dokumen itu ada rencana melebur mata pelajaran agama dengan PKN (Pendidikan Kewarganegaraan).

"Kalau PKN dan Agama dilebur, ini bisa jadi masalah, bisa juga tidak. Yang jadi pertanyaan, apakah Pancasila, Kewarganegaraan, dan Agama itu suatu kesatuan?," kata Pengamat dan Praktisi Pendidikan 4.0 Indra Charismiadji kepada JPNN.com, Rabu (17/6).

(Baca Juga: Kebijakan Baru, Ketentuan Pembayaran Honor Guru Honorer Dilonggarkan Menjadi Tanpa Batas

Dia mengaku sudah melihat juga desain perubahan kurikulum 2013 tersebut.

Sebenarnya tergantung dari konsep yang mau dibuat pemerintah.

"Saya sih berharap mapel agama tetap berdiri sendiri jangan dilebur," ujarnya.

Lantas bagaimana tanggapan pemerintah?
Dihubungi terpisah Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Totok Suprayitno membenarkan ada FGD membahas penyederhanaan K-13.

Namun, paparan dalam FGD tersebut masih dalam bentuk kajian dan belum merupakan keputusan final.

"Itu hanya bahan diskusi awal di antara tim kerja kurikulum. Diskusi masih terus berlangsung sampai sekarang, dan laporan terakhir yang saya terima konstruksi kelompok mapelnya enggak seperti itu," terang Totok.
Dia menambahkan, dari laporan terkini yang diterima, mapel pendidikan agama tetap berdiri sendiri. Begitu juga mapel budi pekerti.

"Saat ini belum diputuskan perubahan kurikulumnya. Kami tentu mempertimbangkan banyak hal ketika nanti memutuskan. Yang pasti untuk mapel agama dan budi pekerti tetap berdiri sendiri. Jadi tidak ada peleburan Agama dan PKN," tegasnya. (esy/jpnn)

Artikel ini telah tayang di jpnn.com dengan judul Mapel Agama Bakal Dilebur dengan PKN? Ini Penjelasan Kemendikbud, https://www.jpnn.com/news/mapel-agama-bakal-dilebur-dengan-pkn-ini-penjelasan-kemendikbud

Demikian yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat..

1 Response to "Mata Pelajaran Agama Bakal Dilebur dengan PKN? Ini Penjelasan Kemendikbud"

  1. mungkin yang diperlukan justru memperbanyak pelajaran agama dijenjang pendidikan tertentu, mata pelajaran PKN, tetap materi yang ada dan kalau perlu diperbaiki, karena materi yang ada tumpang tindih misalnya materi di SMP ada pula diajarkan di SMA, materi di SD ada pula diajarkan di SMP. Kurikulum yang ada sekarang belum mampu membentuk karakter bangsa Indonesia yang Pancasialis, justru melahirkan manusia pelanggar Pancasila . Oleh karena itu pendapat saya mata pelajaran Agama tetap pelajaran Agama dan pelajan PKN tetap pelajaran PKN. Saya mengusulkan justru pembrlakuan kurikulum di sekolah yang berpu di tinjau bobotnya, misal nya untuk jenjang pendidikan SD bobot kurikulum 70 % pendidikan agama dan PKN, jenjang pendidikan SMP 80 % pendidikan agama dan PKN, jenjang pendidikan SMA pendidikan agama dan PKN 40 %.

    BalasHapus

loading...