Info Terbaru: Kemendikbud Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran dari Rumah

Assalamualaikum Warr...Wabb... Bapak/Ibu yang berbahagia dimanapun berada, salam hangat selalu untuk kita semua, berikut kami bagikan informasi mengenai Info Terbaru: Kemendikbud Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran dari Rumah.Simak informasi selengkapnya dibawah ini....

Info Terbaru: Kemendikbud Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran dari Rumah

Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Regulasi, Chatarina Muliana Girsang menyampaikan Surat Edaran Nomor 15 ini untuk memperkuat Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyakit Coronavirus (Covid-19).

“Saat ini layanan pembelajaran masih diikuti SE Mendikbud nomor 4 tahun 2020 yang didukung dengan SE Sesjen nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan BDR selama darurat Covid-19,” disampaikan Chatarina di Bincang. / 2020).

Dalam surat edaran ini dimaksudkan sebagai tujuan dari pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) adalah memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama masa darurat Covid-19, melindungi warga satuan pendidikan dari masalah buruk Covid-19, mencegah perbincangan dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan dan pemenuhan dukungan psikososial untuk pendidik, peserta didik, dan orang tua.

“Pilihannya saat ini yang utama adalah memutus mata rantai Covid-19 dengan kondisi yang ada semaksimal mungkin, dengan tetap memenuhi kebutuhan layanan pendidikan. Prinsip keselamatan dan kesehatan lahir peserta didik, pendidik, kepala sekolah, dan seluruh warga unit pendidikan menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan pembelajaran dari rumah, ”ungkap Chatarina.

Kembali Chatarina ingatkan bahwa, kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang diminta untuk peserta didik, tanpa terbebani tanggapan menuntaskan seluruh capaian kurikulum serta mendukung pendidikan kecakapan hidup, antara lain tentang pandemi Covid-19. "Materi pembelajaran inklusif sesuai dengan zaman dan pendidikan jenjang, konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik," katanya.

Chatarina menambahkan aktivitas dan penugasan BDR dapat bervariasi antar daerah, satuan pendidikan dan peserta didik sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kemudahan akses terhadap fasilitas BDR. "Hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bermutu dan berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor / nilai kuantitatif, serta mengedapankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan orang tua," terangnya.

Tahun Ajaran Baru Tidak Harus Tatap Muka

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Plt. Dirjen PAUD Dikdasmen) Hamid Muhammad menerangkan bahwa lazimnya, kalender pendidikan untuk jenjang PAUD Dikdasmen ditetukan pada minggu ini di bulan Juli. Ditegaskan Hamid, mengingat saat ini tengah terjadi pandemi Covid-19, tahun ajaran baru tidak sama dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah.

Metode dan media melaksanakan BDR yang dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh yang dibagi menjadi dua pembelajaran tentang pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (daring) dan jaringan luar (luring). "PJJ ada yang berani, ada yang setengah berani, dan ada yang memikat," kata Hamid.   

Untuk media pembelajaran jarak jauh, Kemendikbud dapat diakses 23 halaman yang bisa digunakan peserta didik sebagai sumber belajar. Selain itu, warga juga dapat memperoleh informasi tentang Covid-19 di https://covid19.go.id dan juga di laman https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id .

Kemudian, untuk metode pembelajaran jarak jauh, warga satuan pendidikan khusus peserta didik dapat memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh Kemendikbud antara lain program belajar dari rumah melalui TVRI, radio, modul belajar mandiri dan sambungan kerja, bahan ajar cetak serta alat peraga dan media belajar dari benda dan lingkungan sekitar.

"Saat tahun ajaran baru sebagian besar sekolah menggunakan PJJ maka ini akan ditegakkan. Kami akan mendukung melalui Rumah Belajar, TV Edukasi, kerja sama dengan TVRI akan diperpanjang, kemudian menyediakan kuota murah oleh para penyedia telekomunikasi," pungkas Hamid Muhammad. (*)

Artikel ini telah tayang di www.kemdikbud.go.id dengan judul Kemendikbud Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran dari Rumah, https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2020/05/kemendikbud-terbitkan-pedoman-penyelenggaraan-belajar-dari-rumah

Demikian yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat..

0 Response to "Info Terbaru: Kemendikbud Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran dari Rumah"

Posting Komentar