Teknologi Bukan untuk Gantikan Guru, Ilmu Bisa Dicari di Google tapi Guru Memberi Keteladanan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan, teknologi akan menjadi salah satu prioritasnya dalam pengembangan pendidikan di Indonesia. Namun, penggunaan teknologi itu tidak akan menggeser atau mengganti peran guru.

Teknologi Bukan untuk Gantikan Guru, Ilmu Bisa Dicari di Google tapi Guru Memberi Keteladanan

Mendikbud mengatakan, beberapa pihak yang mengkhawatirkan tergantikannya peran guru oleh teknologi merupakan pemikiran yang salah kaprah. Fokus dari teknologi, kata Nadiem, yakni untuk membantu seluruh manusia di dalam sistem dalam melaksanakan tugasnya dengan cara yang lebih baik.

“Teknologi itu untuk memperbaiki atau meng-enhance, meningkatkan kapasitas (guru), bukan untuk replace atau menggantikan,” kata Mendikbud Nadiem di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Nadiem dan diksi ‘teknologi’ memang berkelindan erat. Latar belakang Nadiem sebagai pebisnis berbasis aplikasi digital merupakan alasannya. Diksi ‘teknologi’ pun terlontar dari Presiden Joko Widodo dan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim di hari pelantikannya.

Sementara itu Mendikbud Nadiem mengungkapkan akan menerapkan teknologi tepat guna untuk memperbaiki kualitas pendidikan.

“Mau nggak mau dengan 300.000 sekolah, 50 juta murid, mau nggak mau peran teknologi akan sangat besar di dalam semuanya, kualitas, efisiensi, dan administrasi pendidikan sebesar itu. Peran teknologi sangat penting,” jelas Nadiem di Istana Merdeka.

Sumber : kemdikbud.go.id

0 Response to "Teknologi Bukan untuk Gantikan Guru, Ilmu Bisa Dicari di Google tapi Guru Memberi Keteladanan"

Posting Komentar

loading...