Guru Honorer Hanya Makan Jambu Biji dan Belimbing Untuk Bertahan Hidup

Zulkifli tampak senang ketika bantuan dari Lanud Hang Nadim Batam, yayasan Monggalana Indonesia dan Baverly Hotel menenteng sembako berisikan 5 kilogram beras, minyak goreng, gula pasir, mie instan, sarden dan susu.

Guru Honorer Hanya Makan Jambu Biji dan Belimbing Untuk Bertahan Hidup

Zulkifli, pria berusia 38 tahun itu, merupakan seorang guru honorer yang mengajar di SDN 008 Bengkong, tinggal di perumahan Nadim Raya 2, yang sudah 2 hari tidak makan nasi karena tidak memiliki uang untuk membeli beras.

Sebagai guru honor Zulkifli tidak menerima gaji, lantaran kegiatan belajar mengajar dharus dilakukan dirumah atau School From Home (SFH) akibat pandemi Covid-19. Sehingga Zulkifli hanya memakan buah jambu biji dan belimbing untuk mengganjal perutnya yang lapar.

"Saya tidak berani pinjam ke tetangga, lebih baik menahan lapar saja, buah jambu dan belimbing yang saya makan diambil dari pos depan, sejak sekolah dirumah saya numpang makan dirumah sodara, merekapun kekurangan," ungkap Zulkifli ditemui di kediamannya, Kamis (23/4/2020).

Zulkifli mengaku tinggal seorang diri, sementara 2 orang anaknya yang masih kecil dan istrinya sudah 6 bulan belakangan tinggal di Medan. Zulkifli tak menampik jika tetangga dan perangkat RT juga memberikan bantuan, namun apalah daya beras yang diberikan tak bisa dimasak, karena tidak ada uang untuk membeli gas.

Zulkifli sudah 10 tahun menjadi guru honorer dengan gaji Rp. 2.850.000 per bulan, untuk tingkat pendidikan SMA seperti dirinya, uang itu digunakan untuk membayar sewa rumah dan air sebesar Rp 1 juta, sisanya untuk biaya hidup sehari-hari dan dikirim ke kampung.

Sementara itu, Kadis Ops Lanud Hang Nadim Batam, Mayor Lek Wardoyo mengatakan, kisah Zulkifli mencuat saat rapat RT/RW penanganan Covid-19, sehingga perangkat setempat terlebih dahulu memberikan bantuan seadanya dan langsung berkoordinasi dengan pihak Lanud.

"Jadi pada saat rapat lockdown kompleks perumahan, kemudian kita ngecek data warga untuk yang tidak mampu, RT itu kerumahnya beliau, pada saat itu beliau bilang saya ingin makan buah jambu dulu Pak, karena saya sudah 2 hari ini tidak makan, karena tidak punya beras, setelah itu barulah perangkat setempat Carikan donasi, dan Alhamdulillah kami dapat dari yayasan Monggalana," ungkap Wardoyo kepada RRI Batam.

Wardoyo melanjutkan, untuk kebutuhan gas LPG  sudah diantisipasi oleh RT/RW. Sejak Covid-19 banyak warga tak mampu menjadi pengangguran musiman karena PHK dan dirumahkan. Adapun sembako yang hari ini distribusikan sebanyak 1000 paket yang dibagi ntuk perumahan Nadim 2 , kemudian untuk masyarakat tidak mampu di kecamatan Batu Aji, pekerja galian pasir di Nongsa dan porter di Bandara Hang Nadim Batam.

sumber:rri.co.id

0 Response to "Guru Honorer Hanya Makan Jambu Biji dan Belimbing Untuk Bertahan Hidup"

Posting Komentar